Menanam Daun Bawang di Rumah, Panen Berulang & Untung Berkali-kali! Begini Cara Mudahnya


Bayangkan: pagi hari, kamu ingin bikin telur dadar, tapi lupa beli daun bawang. Kamu buka pintu dapur, dan… tinggal petik segar dari pot!

Daun bawang bukan sekadar pelengkap masakan. Ia adalah tanaman sederhana, hemat tempat, tapi bernilai tinggi. Bahkan dari sisa potongan dapur, kamu bisa menanam dan panen berulang kali. Serius!


🌱 Kenapa Harus Tanam Daun Bawang?

  • Panen berulang: cukup gunting, dan dia tumbuh lagi
  • Modal murah: bisa dari batang sisa dapur
  • Mudah dirawat: cocok untuk pemula total
  • Menghemat pengeluaran dapur
  • Bisa jadi usaha kecil-kecilan

🧬 Kandungan & Manfaat Daun Bawang

Kandungan Manfaat Utama
Vitamin C Jaga daya tahan tubuh
Antioksidan Cegah radikal bebas & penuaan dini
Allicin Bantu menurunkan kolesterol & tekanan
Serat Lancarkan pencernaan

Selain bikin masakan makin wangi dan sedap, daun bawang juga bantu menjaga kesehatan tubuh.


🪴 Cara Menanam Daun Bawang dari Nol

✅ Bahan yang Dibutuhkan:

  • Batang daun bawang bekas (dengan akar)
  • Pot/polybag kecil
  • Media tanam: tanah gembur + kompos + sekam (2:1:1)
  • Sedikit waktu & perhatian setiap hari

📌 Langkah-langkah:

  1. Ambil batang bawah daun bawang (yang biasanya dibuang)
  2. Rendam bagian akarnya di air selama 1–2 hari
  3. Pindahkan ke media tanam dalam pot/polybag
  4. Letakkan di tempat terang, tidak panas langsung
  5. Siram 1x sehari (jangan becek)

📍 Dalam waktu 5–7 hari, tunas hijau baru akan tumbuh. Luar biasa cepat!


⏱️ Kapan Bisa Dipanen?

  • Panen pertama: 35–45 hari setelah tanam
  • Cukup gunting bagian daunnya (sisakan 3–5 cm dari pangkal)
  • Daun akan tumbuh kembali — bisa dipanen hingga 4–6 kali

Semakin sering dipanen, semakin rajin tumbuh!


💰 Berapa Modal & Untungnya?

Komponen Biaya (Rp)
Bibit / batang sisa Gratis / 20.000
Pot & media tanam 100.000
Pupuk organik 30.000
Total Modal Awal ±150.000

✅ Hasil dari 50 pot:

  • Panen total: 8–10 kg
  • Harga pasar: Rp 10.000–15.000/kg
  • Omzet: hingga Rp 150.000 per siklus (2–3 bulan)
  • Bonus: dapur segar setiap hari tanpa belanja lagi!

💡 Tips Rahasia Supaya Hasil Maksimal

Tanam bertahap (5 pot per minggu) → panen terus-menerus
✨ Gunakan pot bekas atau botol plastik → hemat dan ramah lingkungan
✨ Simpan hasil panen di kulkas pakai tisu basah agar tahan 5–7 hari
✨ Jual dalam ikat kecil (Rp 2.000–3.000) → warung, tetangga, online


🏡 Cocok Untuk Siapa?

  • Ibu rumah tangga yang ingin hemat belanja
  • Pelajar/mahasiswa pertanian
  • Program ketahanan pangan keluarga
  • Usaha mikro (jualan sayur rumahan)
  • Konten edukasi: cocok juga untuk YouTube & Instagram