Cara Menanam Cabai Rawit agar Berbuah Lebat: Panduan Lengkap untuk Pemula & Petani Rumahan
Teras Ilmuan — Cabai rawit adalah salah satu komoditas hortikultura yang permintaannya tinggi sepanjang tahun. Harganya bisa naik drastis saat musim hujan, membuatnya menarik untuk dibudidayakan, baik di pekarangan rumah, polybag, maupun lahan terbuka.
Menanam cabai rawit tidaklah sulit, asalkan tekniknya tepat dan dirawat dengan benar. Artikel ini menyajikan panduan lengkap, mulai dari persiapan benih hingga strategi panen maksimal.
🌱 1. Syarat Tumbuh Cabai Rawit
- Iklim ideal: tropis, curah hujan sedang
- Suhu optimal: 24–30°C
- Ketinggian: 0–1.200 mdpl
- Tanah: gembur, pH 5,5–6,8
- Cahaya: minimal 6 jam sinar matahari per hari
🌿 2. Persiapan Benih dan Penyemaian
a. Pilih benih unggul
Gunakan varietas tahan hama seperti:
- Rawit lokal putih
- Rawit domba
- Rawit Pelita F1
b. Cara penyemaian:
- Rendam benih dalam air hangat 4–6 jam
- Semai di media campuran tanah + kompos + sekam
- Tutup tipis dan siram rutin
- Tunggu ± 7–10 hari sampai tumbuh kecambah
📦 Pindahkan ke lahan/polybag setelah usia 20–25 hari atau tinggi ±10 cm.
🪴 3. Media Tanam & Penanaman
a. Media tanam ideal (per polybag):
- 2 bagian tanah gembur
- 1 bagian kompos/pupuk kandang
- 1 bagian sekam bakar
📍Buat lubang tanam 3–5 cm, tanam bibit, dan padatkan pelan-pelan.
b. Jarak tanam di lahan terbuka:
- 50 x 60 cm antar tanaman
- Pastikan drainase baik (tidak tergenang)
💧 4. Perawatan Cabai Rawit agar Subur dan Berbuah Lebat
✅ Penyiraman:
- 1 kali sehari (pagi atau sore)
- Hindari menyiram terlalu basah
✅ Pemupukan:
- Pupuk dasar: kompos atau pupuk kandang saat tanam
- Pupuk lanjutan:
- Usia 2 minggu: NPK 15:15:15 (1 sendok makan/5 liter air)
- Usia 1 bulan: tambahkan KCL (meningkatkan buah)
- Alternatif: MOL (fermentasi air cucian beras + gula + sampah organik)
✅ Penyiangan:
- Bersihkan gulma/rumput liar tiap 2 minggu
✅ Pemangkasan:
- Pangkas tunas liar yang tumbuh di bawah cabang utama (biar fokus ke buah)
🛡️ 5. Pengendalian Hama & Penyakit
Hama Umum:
- Ulat daun
- Lalat buah
- Kutu putih
Penyakit Umum:
- Layu fusarium
- Antraknosa (bintik hitam di buah)
🧪 Solusi alami:
- Semprot dengan larutan bawang putih + cabai + sabun cair (organik)
- Gunakan pestisida nabati dari daun sirsak atau mimba
🌾 6. Masa Panen dan Tips Produktivitas
- Cabai rawit mulai bisa dipanen pada usia 2,5 – 3 bulan
- Panen dilakukan setiap 3–4 hari sekali
- Produksi per tanaman: ±0,5 – 1,5 kg tergantung perawatan
🔁 Tanaman bisa terus berbuah hingga usia 6–8 bulan!
💰 7. Potensi Usaha & Keuntungan
| Komponen | Estimasi Biaya (skala pekarangan 100 polybag) |
|---|---|
| Benih (±300 butir) | Rp 30.000 |
| Media tanam | Rp 150.000 |
| Pupuk & vitamin | Rp 100.000 |
| Polybag | Rp 80.000 |
| Lain-lain | Rp 50.000 |
| Total Modal | ± Rp 400.000 |
Estimasi hasil:
- 100 tanaman × 0,8 kg = 80 kg cabai
- Harga pasar Rp 25.000/kg = Rp 2.000.000
- Laba bersih: ± Rp 1.500.000 per 3 bulan
🔥 Modal kecil, untung besar, cocok untuk urban farming, sekolah, atau ibu rumah tangga.
